Dengan status tersebut maka paradigma warga sekolah diharapkan untuk berubah. Perubahan dimaksud adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik secara maksimal kepada siswa sehingga siswa dapat mencapai kemajuan akademik sesuai dengan keinginannya.
Beberapa perubahan awal yang penting adalah:
1. Jumlah siswa.
Jumlah siswa yang berada dalam satu kelas dibatasi sampai dengan 32 orang saja. Bandingkan dengan kelas-kelas konvensional yang berisi 40-44 siswa. Pengurangan jumlah siswa ini dimaksudkan agar supaya sekolah dapat memberikan perhatian yang baik bagi para setiap siswa. Suasan belajar yang lebih tenang dengan ruang yang lebih leluasa akibat pengurangan jumlah penghuni kelas.
2. Team Teaching
Satu mata pelajaran dalam satu kelas akan dibimbing oleh dua orang guru mata pelajaran. Dengan system ini diharapkan, pelayanan terhadap siswa secara individu dapat diberikan dengan lebih baik. Siswa yang cepat dan siswa yang lambat akan mendapatkan pelayanan yang setara dengan jumlah pembimbing yang lebih banyak.
3. WAP (Web Acces Point)
Pemasangan WAP ini diharapkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan akses terhadap sumber belajar yang lebih luas. Setiap siswa yang mampu membeli laptop dapat membawa laptop ke sekolah (laptop dengan fasilitas wi-fi) sehingga dapat mengakses internet lewat laptopnya di mana saja dia berada di lingkungan sekolah. Untuk dapat memakai fasilitas ini, siswa diharapkan untuk mendaftarkan laptopnya terlebih dahulu kepada administrator yang ditunjuk oleh fihak sekolah.
4. Cafe-Net siswa
Adalah fasilitas yang dibangun oleh sekolah menyerupai cafe sungguhan. Cafe ini akan dilengkapi dengan komputer yang terhubung dengan internet sehingga siswa yang tidak memiliki laptop juga dapat mengakses internet. Tentu saja beberapa peraturan seperti cafe pada umumnya akan diberlakukan untuk akses internet. Direncanakan cafe akan buka sampai dengan jam 6 sore sehingga siswa dapat lebih betah tinggal di sekolah pada jam-jam di luar jam belajar.
Catatan: Karena system yang kita pakai pada jaringan adalah system proxy, maka ini menyebabkan semua akses yang dilakukan akan tercatat pada server jaringan pendidikan nasional Lombok Timur. Sehingga akses siswa terhadap situs-situs yang hanya membantu kemajuan belajar saja yang diperbolehkan. Apabila ada siswa yang melakukan pelanggaran dengan mengakses situs dewasa misalnya, maka administrator dapat memberikan hukuman individu kepada siswa yang bersangkutan dengan tidak memberikan kesempatan akses, dan kepada sekolah akan diberikan hukuman kolektif berupa pengurangan bandwidth. Dengan pengaturan seperti ini diharapkan semua pengakses dapat menggunakan fasilitas ini hanya untuk kemajuan proses belajar.
5. Reformasi Laboratorium Bahasa
Laboratorium Bahasa akan melakukan perubahan total terhadap tampilan dan pelayanan laboratorium. Laboratorium konvensional akan segera diubah menjadi Self Acces Center, di mana dengan perubahan ini, laboratorium bahasa dapat menjadi pilihan tempat belajar bagi siswa karena memberikan suasana nyaman dan menyenangkan. Dengan Fasilitas ruangan yang luas, komputer, internet, LCD projector, tape-recorder, mixer 6 channel untuk rekaman, dan beberapa fasilitas lainnya, dengan ruangan ber-AC, maka siswa dapat melakukan kegiatan belajar di dalam laboratorium bahasa dengan lebih intens.
Selain itu, sekolah juga memprogramkan kegiatan lapangan untuk siswa praktek berbahasa Inggris di daerah-daerah tujuan wisata. Dan banyak lagi program yang intinya uyntuk mendukung kemajuan life skill siswa.
Perubahan yang dilakukan tidak akan bisa dilakukan secara sertamerta. Segalanya harus gradual dan terencana. Setiap perubahan akan mendatangkan resiko keluar dari "zona aman", baik bagi siswa maupun guru dan masyarakat sekolah lainnya. Namun apapun juga resiko itu, demi kemajuan siswa, warga sekolah harus selalu siap untuk melakukan adaptasi.
Sekolah harus menyediakan dana yang cukup untuk mensukseskan perubahan ini. Orang tua sebagai donatur terbesar harus siap mendukung program sekolah demi kemajuan anak-anaknya. Siswa harus siap untuk mengabdikan diri kepada tugas utamanya yakni belajar, sehingga bisa menjadi anggota masyarakat yang diperhitungkan secara intelektual, dan dikagumi karena memiliki akhlak yang mulia dan disegani karena memiliki kemampuan bermasyarakat yang mumpuni. Masyarakat harus siap melihat kemajuan yang luar biasa yang akan dicapai oleh siswa SMANDA.
Kita harus siap karena kita tidak akan bisa mengelak dari perubahan.
1 komentar:
Posting Komentar